Sambutan Pimpinan
Keberlansgungan Ilmu dan Keberkahan Hidup Terletak pada Khidmah
Pondok Pesantren Raudhatul Muttaqin Al Bahauddiniyyah didirikan Pada tahun 1950 dan merupakan Pondok Pesantren tertua di Subulussalam-Aceh Singkil. Pondok ini telah bertransformasi menjadi Pondok Pesantren yang terintegrasi antara Agama dan sains, dan siap mendidik santri dalam menghadapi tantangan global
Kabar terbaru seputar kegiatan pesantren...
Dalam historiografi Islam Nusantara, Aceh dikenal sebagai pintu gerbang awal Islamisasi sekaligus dikenal sebagai intelektual…
Selengkapnya
Dalam praktik Orde Baru (1966-1998) berkembang suatu pandangan hegemonik bahwa ulama tidak seharusnya terlibat langsung…
SelengkapnyaPondok Pesantren Raudhatul Muttaqin Al Bahauddiniyyah berkomitmen menyiapkan santri yang menguasai literasi klasik (kitab kuning), unggul dalam berbahasa, berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan mampu berpikir kritis melalui pembelajaran terintegrasi antara agama dan sains.
Pondok Pesantren Raudhatul Muttaqin Al Bahauddiniyyah memiliki program unggulan utama adalah pembalajaran kitab klasik (kuning). Referensi keberagamaan Islam Masyarakat saat ini harus dihadirkan melalui buku-buku kelasik yang dimiliki oleh para ulama terdahulu